Jumat, 19 Agustus 2011

Pria Lebih Cepat Jatuh Cinta Ketimbang Wanita



TEMPO Interaktif, London – Casanova, seorang legenda pecinta mungkin terkejut dengan hasil kajian terbaru di Inggris bahwa pria lebih mudah dan lebih sering jatuh cinta daripada wanita. Sebagian besar pria mengetahui bahwa wanita yang dikencani adalah pasangan yang tepat hanya dengan sekali kencan.

Hal itu sangatlah berbeda dengan wanita, karena wanita akan menunggu paling tidak enam kali kencan untuk mempertimbangkan pasangannya. Satu diantara empat pria lebih percaya pada cinta saat pandangan pertama. Mereka juga percaya bahwa wanita yang ditemuinya adalah “Si Dia” hanya dalam hitungan detik saja.

Peneliti di Inggris juga memaparkan bahwa rata-rata pria di Inggris jatuh cinta tiga kali, sementara wanita Inggris hanya sekali jatuh cinta.

Penulis buku “The Way We Were”, Elizabeth Noble, mengkaji reaksi orang-orang jika jtuh cinta pertama mereka muncul di kehidupan sekarang. “Kini dengan jejaring social lebih mudah melacak orang. Tapi ini bukan ide yang bagus,” ujar dia. Jika beruntung, orang itu akan mnemukan memori cinta pertama. Namun meski usia sudah bertambah, mereka harus berpikir panjang untuk membuat hubungan tersebut berjalan dan jalinannya menguat.

Kajian di Inggris ini juga menyatakan banyak pria yang cintanya bertepuk sebelah tangan. Mereka juga lebih dulu menyatakan cintanya ke cinta pertamanya ketimbang perempuan.

Namun, pria dan wanita sepakat dalam satu hal bahwa cinta pertama sulit untuk dilupakan. Bahkan satu diantara empat responden menyatakan mereka tidak akan pulih sepenuhnya karena patah hati oleh cinta pertamanya.

Sebagian besar pria ternyata juga menyesali putusnya hubungan dengan cinta pertama. Berbeda dengan wanita yang justru bahagia dengan keputusan yang mereka buat. Walaupun begitu, wanita adalah pengintai sejati. Usai putus dengan cinta pertama, rata-rata mereka mencoba melacak mantan pasangannya melalui internet.

Secara keseluruhan dari riset ini, seperempat warga Inggris memikirkan pasangan cinta pertama mereka, minimal sekali sepekan. Parahnya, mereka yang masih mencari pasangan tepat, lebih sering mengingat-ingat mantan cinta pertamanya.

Seperempat orang Inggris berpikir mereka belum pernah jatuh cinta. Di lain sisi, pria-pria di utara Inggris lebih cepat jatuh cinta ketimbang pria-pria dari selatan Inggris.

Read More

Jumat, 24 Juni 2011

Tips Memilih Sepatu Yang Sehat

Dalam dunia fashion, sepatu merupakan kebutuhan yang utama selain pakaian. Baik untuk digunakan ke acara formal seperti ke kantor, sekolah atau untuk menghadiri pesta, maupun untuk acara non-formal seperti jalan-jalan atau sekedar bersantai bersama teman-teman.

Hampir setiap orang lebih memilih untuk menggunakan sepatu daripada sandal. Hal ini dikarenakan model sepatu sudah sangat bervariasi sehingga sangat mendukung penampilan dan lebih nyaman untuk melindungi kaki dari sinar matahari.

Namun, ada yang perlu Anda perhatikan dalam memilih sepatu sebaiknya tidak cuma aspek estetika atau keindahan saja yang kita lihat, tetapi juga aspek kesehatan. Jika Anda hanya mementingkan keindahan bentuk sepatunya saja dalam memilih sepatu, maka bisa menimbulkan masalah kesehatan kaki Anda.

The American Academy of Orthopedic Surgeons memberikan beberapa tips bagaimana memilih sepatu yang benar sehingga tidak hanya tampil menarik tetapi juga nyaman dan sehat untuk kaki Anda.

Berikut ini tips untuk memilih sepatu yang sehat:


1.   Ingat selalu untuk mencoba atau mengukur kedua kaki Anda saat akan membeli sepatu sebab kaki      manusia tidak 100% simetris kanan dan kiri.

2.  Usahakan membeli sepatu di sore atau petang hari pada saat kaki sedang maksimal lebarnya.

3.   Untuk Anda para wanita, hindari membeli sepatu dengan hak atau heels dengan ukuran tinggi lebih dari 2 inchi khususnya bila sepatu itu digunakan rutin sehari hari. 

4.  Pastikan sepatu yang anda beli pas pada bagian tumit dan ujung jari kaki terpanjang berjarak 1/2 inchi dari ujung sepatu. 

5.  Cobalah untuk mengenakan kedua sepatu dan pastikan keduanya memberikan kenyamanan terutama untuk bagian kaki yang lebih besar.

6.  Berjalanlah dengan sepatu yang Anda coba dan pastikan Anda tidak merasa tersiksa karenanya.
    Mudah-mudahan tips yang diberikan dalam memilih sepatu yang sehat dapat bermanfaat. Selain dapat menunjukkan penampilan yang menarik, Anda juga dapat memperoleh kenyamanan dari sepatu yang Anda pakai sehingga tidak melukai kaki indah Anda. 

    Sumber: http://www.renditrendi.com/tips-dan-trik/6-tips-memilih-sepatu-sehat
    Read More

    Kamis, 23 Juni 2011

    Tips Aman Memakai High Heels

    SEPATU diciptakan untuk menjadi alas sebagai   pelindung kaki yang sebenarnya bertujuan untuk memberikan kenyamanan pada pemakainya ketika berjalan dan melindungi kaki dari sesuatu yang mungkin dapat melukai kaki itu snediri. Namun, model sepatu yang terus berkembang dari waktu ke waktu mengikuti selera pasar justru membuat pemakainya sendiri merasa kian sengsara. 

    Perancang ataupun produsen sepatu kini kian berlomba-lomba untuk menciptakan model sepatu semenarik mungkin agar konsumen tertarik dengan modelnya saja tanpa memperhatikan kenyamanan dan resiko terburuk yang mungkin dapat ditimbulkan dari sapatu itu sendiri, seperti cedera kaki.

    Dulu sepatu dibuat dengan ukuran hak atau heel yang lebar dengan maksud untuk memberikan kekuatan tumpuan yang kuat dan pijakan yang luas pada bagian tumit. Namun, kini ukuran hak sepatu dibuat semakin tinggi menjulang agar terkesan lebih elegan tganpa mempertimbangkan kenyamanan pengguna dan kesehatan. Sebagian besar wanita akan merasa lebih percaya diri dengan menggunakan sepatu berhak tinggi, karena semakin tinggi hak sepatu yang dipakai, maka semakin bertambah pula tingkat kepercayaan diri mereka. ''Kami para ahli penyakit kaki suka menyebutnya sebagai shoe-icide,'' kata Hillary Brenner, DPM, juru bicara American Podiatric Medical Association. Menurutnya, sepatu dengan hak supertinggi dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, mulai dari pergelangan kaki keseleo sampai rasa sakit kronis. 

    High Heels Penyebab Kalainan Bentuk Tulang
    Hak sepatu dengan ketinggian yang super tinggi maupun sedang, seringkali menjadi penyebab rasa sakit di bagian belakang tumit. Jika bahan baku sepatu atau material yang digunakan kaku, menekan kelainan bentuk tulang berupa tonjolan pada tumit maka akan mudah melukai dan membuat kaki menjadi lecet, bengkak, radang kandung lendir, sampai rasa sakit pada tendon achilles. Es batu, orthotic, dan memberikan bantalan pada tumit dipercaya bisa membantu meredam rasa nyeri akibat tekanan pada bagian tumit. 

    Posisi Kaki Menjadi Tidak Normal
    Hak sepatu yang super tinggi memaksa kaki berada dalam posisi (seperti kaki penari ballet yang berjingkit) memberi tekanan yang kuat pada bola kaki. Pada saat bersamaan, tulang metatarsal panjang bertemu dengan tulang sesamoid yang berbentuk kacang polong, dan tulang jari kaki (ruas). Terlalu banyak dan kuatnya tekanan pada tulang sendi dapat merangsang tulang-tulang atau saraf yang mengelilinginya dan bahkan dapat menyebabkan tulang menjadi retak.

    High Heels Penyebab Kaki Terkilir
    Semua sepatu yang berhak tinggi atau high heels dapat meningkatkan resiko terjadinya keseleo pada pergelangan kaki. Masalah yang paling umum terjadi adalah keseleo lateral, yaitu keseleo yang terjadi ketika kaki tertekuk ke arah luar. Insiden ini dapat meregangkan ligamen pergelangan kaki di luar panjang yang normal. Keseleo yang parah bahkan dapat merobek ligamen. Pergelangan kaki yang terkilir tidak boleh digerakkan dan memerlukan terapi fisik untuk penyembuhan secara menyeluruh. Resiko mengembangkan osteoartritis juga meningkat seiring dengan keseleo parah atau fraktur pergelangan kaki.
     

    Tips
    Bagi Anda yang ingin tetap mengenakan high heels, lebih baik kenakanlah sepatu dengan ukuran hak lebih rendah untuk membantu menghindari masalah dengan tulang metatarsal. Semakin rendah hak sepatu yang Anda pakai, semakin alami posisi kaki Anda. Brenner menyarankan, untuk memilih sepatu dengan ukuran hak tidak lebih dari 5 cm.


    Selain itu, pilihlah sepatu dengan hak tebal yang memiliki luas permukaan lebih banyak, sehingga mampu mendistribusikan berat badan Anda secara lebih merata. Hal ini membuat kaki lebih stabil dibandingkan saat mengenakan stiletto atau spindle heels. Sepatu berhak tinggi tebal masih dapat menempatkan tekanan pada bola kaki. Namun, sepatu model ini mampu mengurangi bahaya tersandung dengan meminimalisasi kemungkinan pemakainya terhuyung-huyung.

    Sumber: http://www.mediaindonesia.com/mediaperempuan/read/2011/05/27/5635/4/Solusi-Aman-Memakai-Sepatu-Hak-Tinggi

    Read More

    Model Sepatu Wanita Penyebab Cedera Kaki

    VIVAnews - Sepatu dan wanita, adalah dua hal yang sulit dipisahkan. Namun, perlu diperhatikan lagi bila 'sahabat' wanita yang satu ini, juga bisa membawa celaka bagi pemakainya.

    Ada beberapa model sepatu yang memang bisa membuat pemakainya masuk rumah sakit karena keseleo atau terjatuh saat berjalan. Untuk dapat mengantisipasi terjadinya cedera kaki akibat pemakaian jenis atau model sepatu yang kurang pas dan memiliki resiko tinggi terhadap cedera kaki, maka Anda perlu mengetahui  tiga model sepatu yang berisiko tinggi membuat celaka pemakainya, yang dilansir dari Shine berikut:

    1. Platform wedges
    "Sepatu model platform wedges yang sangat tinggi bisa menjadi 'tersangka utama'," kata Meghan Cleary, seorang pakar sepatu.

    Cedera yang paling sering terjadi disebabkan oleh kondisi yang disebut "ballet break". Justru ketika wedges jatuh pada sisi kaki, akan membuat tekanan yang sangat besar dan kaki bisa hilang keseimbangan.

    "Hal ini terjadi karena nol fleksibilitas dalam platform utama, sehingga kaki Anda terkunci dan tekanan yang besar bisa memicu hilangnya keseimbangan," kata Cleary. 

    2. Pencil heel
    Model sepatu pencil heel memang membuat kaki lebih seksi. Tetapi, ukuran heel yang kecil tipis, membuat Anda berisiko tinggi terjatuh saat mengenakannya.

    "Seseorang akan sangat sulit menjaga keseimbangan saat mengenakan sepatu dengan tumit runcing yang tipis. Selain itu, bukan hanya memicu masalah pada kaki tapi juga punggung dan lutut," kata dr. Rock Positano,  Director of Non-Surgical Foot Service di The Hospital for Special Surgery, New York.

    3. Sepatu dengan tinggi tumit lebih dari 7 sentimeter

    Prinsip makin tinggi sepatu, makin tinggi kepercayaan diri, banyak diterapkan wanita. Tetapi, Anda harus mengetahui risikonya. Terutama saat mengenakan sepatu yang tinggi tumitnya lebih dari 7 sentimeter.

    "Makin tinggi tumit sepatu, maka makin berkurang penguasaan keseimbangan. Hal ini bisa memicu cedera parah seperti retaknya tulang," kata dr. Positano. (eh)
    • VIVAnews
       
    Read More

    Jumat, 03 Juni 2011

    Tips Menghemat BBM


    Di zaman yang susah seperti ini, banyak orang yang melakukan penghematan dan salah satunya adalah menghemat BBM menjadi cara paling cerdas untuk dilakukan. Adapun tips untuk menghemat BBM adalah:

    Tips I
    "BELILAH BAHAN BAKAR ATAU ISILAH MOBIL ATAU MOTOR ANDA DENGAN BAHAN BAKAR PADA WAKTU HARI MASIH PAGI KETIKA TEMPERATUR TANAH MASIH DINGIN"

    Ingat bahwa semua SPBU mempunyai tangki penyimpanan di bawah tanah. Semakin dingin tanahnya maka semakin padat/kental bahan bakarnya. Jika temperatur mulai panas/hangat, maka bahan bakarnya akan mengembang. Jadi jika membeli bahan bakar pada siang hari atau petang hari....sebenarnya bahan bakar yang diisikan ke dalam tanki kendaraan anda jelas lebih sedikit dibanding jumlah liter yang anda beli.
    Dalam business perminyakan, gravity yang spesifik dan temperatur bensin, diesel dan bahan bakar pesawat jet, ethanol dan produk minyak lainnya punya peranan penting. Kenaikan 1 derajat merupakan hal yang sangat berpengaruh dalam business ini. Tetapi SPBU tidak memberikan ganti rugi/kompensasi karena temperatur.

    Tips II
    "ISI BAHAN BAKAR SAAT TANKI KENDARAAN ANDA MASIH SETENGAH PENUH"

    Alasannya adalah semakin banyak bahan bakar yang ada di tanki kendaraan, maka semakin sedikit udara yang ada di bagian tanki yang kosong. Bensin menguap lebih cepat dari pada yang bisa kita bayangkan. Tanki penyimpanan bensin mempunyai apa yang kita sebut atap yang mengapung yang berfungsi sebagai clearance zero antara bensin dan atmosfer sehingga penguapannya bisa dikurangi. Tidak seperti SPBU, tempat saya bekerja di sini setiap truck yang kami muati ada ganti rugi/kompensasi karena temperatur, sehingga setiap liter yang dibeli jumlahnya benar-benar sesuai/tepat.

    Tips III
    "JANGAN ISI BENSIN JIKA ADA TRUK BAHAN BAKAR SEDANG MENGISI TANKI PENYIMPANAN"

    Hampir pasti bensin/solar akan teraduk saat bahan bakar dipompakan dari truck ke tanki penyimpanan, dan kemungkinannya akan ada kotoran di dasar tanki penyimpanan yang teraduk naik dan terikut masuk ke tanki kendaraan anda.
     
    Read More

    Permainan "Roller Coaster" Memicu Trauma Pendengaran



    LAS VEGAS, KOMPAS.com — Taukah Anda jika permainan Roller Coaster dapat memicu trauma pada pendengaran? 

    Meluncur di atas roller coaster mungkin bisa mengatasi ketegangan dan memacu adrenalin, tetapi ada bahaya kesehatan telinga yang perlu Anda ketahui. Penelitian menunjukkan, laju roller coaster yang sangat cepat bisa menyebabkan sakit telinga yang disebut barotrauma.

    Pada pertemuan para ahli telinga, hidung, dan tenggorokan (THT) di Las Vegas, akhir April lalu, ditampilkan sebuah kasus pasien yang menderita barotrauma setelah menaiki roller coaster berkecepatan 120 kilometer per jam dalam empat detik. Sekitar 36 jam setelah naik permainan itu, pasien itu mengeluhkan rasa sakit dan penuh pada bagian telinga kanan.

    Pemeriksaan fisik yang dilakukan dokter menemukan kerusakan pada bagian telinga kanan, yakni pembengkakan saluran telinga dan peradangan pada gendang telinga meski tidak terjadi robekan. Dokter menduga, bagian telinga kanan yang sakit itu terpengaruh saat roller coaster membalik dan kepala berada di bawah.

    Ketua peneliti, Kathleen L Yaremchuk, dari Henry Ford Hospital, AS, menduga, telinga si pasien mengalami tekanan cukup tinggi saat roller coaster melaju. "Para dokter harus mewaspadai kemungkinan roller coaster sebagai penyebab barotrauma. Kami merekomendasikan orang yang ingin naik roller coaster harus memperhatikan durasi permainan untuk mengurangi dampak tekanan pada telinga," katanya.

    Barotrauma sering kali dialami penumpang pesawat udara atau penyelam. Gejalanya berupa sakit telinga, gangguan pendengaran ringan, dan rasa penuh dalam telinga. Rasa ini disebabkan karena gendang telinga terdorong ke luar atau ke dalam akibat perubahan tekanan udara.

    Masalah lebih berat dapat terjadi jika perubahan tekanan udara cukup besar atau saluran tuba eustachius tersumbat seluruhnya. Pembuluh darah halus (kapiler) telinga tengah akan pecah dan menyebabkan perdarahan. Darah yang memenuhi telinga menimbulkan gangguan pendengaran.

    Tentu saja tidak semua penumpang roller coaster akan mengalami gangguan telinga. Yaremchuk menegaskan bahwa kasus yang dialami pasiennya sangat unik. Kendati demikian, ia menyarankan agar kita bisa melakukan pencegahan agar tidak terjadi barotrauma.



    Read More

    Biografi Kahlil Gibran (1883 - 1931)

    Kahlil Gibran lahir pada tanggal 6 Januari 1883 di Beshari, Lebanon. Beshari sendiri merupakan daerah yang kerap disinggahi badai, gempa serta petir. Tak heran bila sejak kecil, mata Gibran sudah terbiasa menangkap fenomena-fenomena alam tersebut. Inilah yang nantinya banyak mempengaruhi tulisan-tulisannya tentang alam.

    Pada usia 10 tahun, bersama ibu dan kedua adik perempuannya, Gibran pindah ke Boston, Amerika Serikat. Tak heran bila kemudian Gibran kecil mengalami kejutan budaya, seperti yang banyak dialami oleh para imigran lain yang berhamburan datang ke Amerika Serikat pada akhir abad ke-19. Keceriaan Gibran di bangku sekolah umum di Boston, diisi dengan masa akulturasinya maka bahasa dan gayanya dibentuk oleh corak kehidupan Amerika. Namun, proses Amerikanisasi Gibran hanya berlangsung selama tiga tahun karena setelah itu dia kembali ke Bairut, di mana dia belajar di Madrasah Al-Hikmat (School of Wisdom) sejak tahun 1898 sampai 1901.

    Selama awal masa remaja, visinya tentang tanah kelahiran dan masa depannya mulai terbentuk. Tirani kerajaan Ottoman, sifat munafik organisasi gereja, dan peran kaum wanita Asia Barat yang sekadar sebagai pengabdi, mengilhami cara pandangnya yang kemudian dituangkan ke dalam karya-karyanya yang berbahasa Arab.

    Gibran meninggalkan tanah airnya lagi saat ia berusia 19 tahun, namun ingatannya tak pernah bisa lepas dari Lebanon. Lebanon sudah menjadi inspirasinya. Di Boston dia menulis tentang negerinya itu untuk mengekspresikan dirinya. Ini yang kemudian justru memberinya kebebasan untuk menggabungkan 2 pengalaman budayanya yang berbeda menjadi satu.

    Gibran menulis drama pertamanya di Paris dari tahun 1901 hingga 1902. Tatkala itu usianya menginjak 20 tahun. Karya pertamanya, "Spirits Rebellious" ditulis di Boston dan diterbitkan di New York, yang berisi empat cerita kontemporer sebagai sindiran keras yang meyerang orang-orang korup yang dilihatnya. Akibatnya, Gibran menerima hukuman berupa pengucilan dari gereja Maronite. Akan tetapi, sindiran-sindiran Gibran itu tiba-tiba dianggap sebagai harapan dan suara pembebasan bagi kaum tertindas di Asia Barat.

    Masa-masa pembentukan diri selama di Paris cerai-berai ketika Gibran menerima kabar dari Konsulat Jendral Turki, bahwa sebuah tragedi telah menghancurkan keluarganya. Adik perempuannya yang paling muda berumur 15 tahun, Sultana, meninggal karena TBC.

    Gibran segera kembali ke Boston. Kakaknya, Peter, seorang pelayan toko yang menjadi tumpuan hidup saudara-saudara dan ibunya juga meninggal karena TBC. Ibu yang memuja dan dipujanya, Kamilah, juga telah meninggal dunia karena tumor ganas. Hanya adiknya, Marianna, yang masih tersisa, dan ia dihantui trauma penyakit dan kemiskinan keluarganya. Kematian anggota keluarga yang sangat dicintainya itu terjadi antara bulan Maret dan Juni tahun 1903. Gibran dan adiknya lantas harus menyangga sebuah keluarga yang tidak lengkap ini dan berusaha keras untuk menjaga kelangsungan hidupnya.

    Di tahun-tahun awal kehidupan mereka berdua, Marianna membiayai penerbitan karya-karya Gibran dengan biaya yang diperoleh dari hasil menjahit di Miss Teahan's Gowns. Berkat kerja keras adiknya itu, Gibran dapat meneruskan karier keseniman dan kesasteraannya yang masih awal.

    Pada tahun 1908 Gibran singgah di Paris lagi. Di sini dia hidup senang karena secara rutin menerima cukup uang dari Mary Haskell, seorang wanita kepala sekolah yang berusia 10 tahun lebih tua namun dikenal memiliki hubungan khusus dengannya sejak masih tinggal di Boston. Dari tahun 1909 sampai 1910, dia belajar di School of Beaux Arts dan Julian Academy. Kembali ke Boston, Gibran mendirikan sebuah studio di West Cedar Street di bagian kota Beacon Hill. Ia juga mengambil alih pembiayaan keluarganya.

    Pada tahun 1911 Gibran pindah ke kota New York. Di New York Gibran bekerja di apartemen studionya di 51 West Tenth Street, sebuah bangunan yang sengaja didirikan untuk tempat ia melukis dan menulis.

    Sebelum tahun 1912 "Broken Wings" telah diterbitkan dalam Bahasa Arab. Buku ini bercerita tentang cinta Selma Karami kepada seorang muridnya. Namun, Selma terpaksa menjadi tunangan kemenakannya sendiri sebelum akhirnya menikah dengan suami yang merupakan seorang uskup yang oportunis. Karya Gibran ini sering dianggap sebagai otobiografinya.

    Pengaruh "Broken Wings" terasa sangat besar di dunia Arab karena di sini untuk pertama kalinya wanita-wanita Arab yang dinomorduakan mempunyai kesempatan untuk berbicara bahwa mereka adalah istri yang memiliki hak untuk memprotes struktur kekuasaan yang diatur dalam perkawinan. Cetakan pertama "Broken Wings" ini dipersembahkan untuk Mary Haskell.

    Gibran sangat produktif dan hidupnya mengalami banyak perbedaan pada tahun-tahun berikutnya. Selain menulis dalam bahasa Arab, dia juga terus menyempurnakan penguasaan bahasa Inggrisnya dan mengembangkan kesenimanannya. Ketika terjadi perang besar di Lebanon, Gibran menjadi seorang pengamat dari kalangan nonpemerintah bagi masyarakat Syria yang tinggal di Amerika.

    Ketika Gibran dewasa, pandangannya mengenai dunia Timur meredup. Pierre Loti, seorang novelis Perancis, yang sangat terpikat dengan dunia Timur pernah berkata pada Gibran, kalau hal ini sangat mengenaskan! Disadari atau tidak, Gibran memang telah belajar untuk mengagumi kehebatan Barat.

    Sebelum tahun 1918, Gibran sudah siap meluncurkan karya pertamanya dalam bahasa Inggris, "The Madman", "His Parables and Poems". Persahabatan yang erat antara Mary tergambar dalam "The Madman". Setelah "The Madman", buku Gibran yang berbahasa Inggris adalah "Twenty Drawing", 1919; "The Forerunne", 1920; dan "Sang Nabi" pada tahun 1923, karya-karya itu adalah suatu cara agar dirinya memahami dunia sebagai orang dewasa dan sebagai seorang siswa sekolah di Lebanon, ditulis dalam bahasa Arab, namun tidak dipublikasikan dan kemudian dikembangkan lagi untuk ditulis ulang dalam bahasa Inggris pada tahun 1918-1922.

    Sebelum terbitnya "Sang Nabi", hubungan dekat antara Mary dan Gibran mulai tidak jelas. Mary dilamar Florance Minis, seorang pengusaha kaya dari Georgia. Ia menawarkan pada Mary sebuah kehidupan mewah dan mendesaknya agar melepaskan tanggung jawab pendidikannya. Walau hubungan Mary dan Gibran pada mulanya diwarnai dengan berbagai pertimbangan dan diskusi mengenai kemungkinan pernikahan mereka, namun pada dasarnya prinsip-prinsip Mary selama ini banyak yang berbeda dengan Gibran. Ketidaksabaran mereka dalam membina hubungan dekat dan penolakan mereka terhadap ikatan perkawinan dengan jelas telah merasuk ke dalam hubungan tersebut. Akhirnya Mary menerima Florance Minis.

    Pada tahun 1920 Gibran mendirikan sebuah asosiasi penulis Arab yang dinamakan Arrabithah Al Alamia (Ikatan Penulis). Tujuan ikatan ini merombak kesusastraan Arab yang stagnan. Seiring dengan naiknya reputasi Gibran, ia memiliki banyak pengagum. Salah satunya adalah Barbara Young. Ia mengenal Gibran setelah membaca "Sang Nabi". Barbara Young sendiri merupakan pemilik sebuah toko buku yang sebelumnya menjadi guru bahasa Inggris. Selama 8 tahun tinggal di New York, Barbara Young ikut aktif dalam kegiatan studio Gibran.

    Gibran menyelesaikan "Sand and Foam" tahun 1926, dan "Jesus the Son of Man" pada tahun 1928. Ia juga membacakan naskah drama tulisannya, "Lazarus" pada tanggal 6 Januari 1929. Setelah itu Gibran menyelesaikan "The Earth Gods" pada tahun 1931. Karyanya yang lain "The Wanderer", yang selama ini ada di tangan Mary, diterbitkan tanpa nama pada tahun 1932, setelah kematiannya. Juga tulisannya yang lain "The Garden of the Propeth".

    Pada tanggal 10 April 1931 jam 11.00 malam, Gibran meninggal dunia. Tubuhnya memang telah lama digerogoti sirosis hati dan TBC, tapi selama ini ia menolak untuk dirawat di rumah sakit. Pada pagi hari terakhir itu, dia dibawa ke St. Vincent's Hospital di Greenwich Village.

    Hari berikutnya Marianna mengirim telegram ke Mary di Savannah untuk mengabarkan kematian penyair ini. Meskipun harus merawat suaminya yang saat itu juga menderita sakit, Mary tetap menyempatkan diri untuk melayat Gibran.

    Jenazah Gibran kemudian dikebumikan tanggal 21 Agustus di Ma Sarkis, sebuah biara Carmelite di mana Gibran pernah melakukan ibadah.

    Sepeninggal Gibran, Barbara Younglah yang mengetahui seluk-beluk studio, warisan dan tanah peninggalan Gibran. Juga secarik kertas yang bertuliskan, "Di dalam hatiku masih ada sedikit keinginan untuk membantu dunia Timur, karena ia telah banyak sekali membantuku.

    Sumber : 10 Kisah Hidup Penulis Dunia
    Read More